Diposkan pada #30DWC, Cerpen, Romance, Tantangan Menulis

Pisaumu Menikam, Sayapmu Merengkuh

Kau terbaring lemah di sana, wajahmu pucat, bibirmu bahkan tak memiliki rona lagi. Sekujur tubuhmu dipenuhi banyak kabel yang terhubung ke banyak alat yang ada di samping kanan kiri ranjangmu. Langkahku yang tertatih mendekat menujumu, membuatku mendapati pemandangan yang memilukan. Aku menggigit bibirku demi menahan desakan air mata yang sudah menggelayut di pelupuk mataku. Namun hujan itu jatuh juga, menderas bersama isakan-isakan yang tak mampu kutahan. Kutangkupkan tanganku untuk menutupi wajah yang basah oleh air mata. Ingatan dalam kepalaku memutar kejadian beberapa jam yang lalu.

Lanjutkan membaca “Pisaumu Menikam, Sayapmu Merengkuh”